Gagal itu sangat manusiawi. Orang yang tidak pernah gagal sebenarnya tidak pernah berusaha. Kita tahu setiap ikhtiar selalu berisiko gagal.
Jadi, tidak pernah gagal artinya tidak pernah mencoba: berarti gagalnya dua kali.
Inilah yang disebut sebagai gagal maut.
Buat Anda dan saya: gagal pun adalah modal keberhasilan!
Percaya adalah pangkal kemantapan hati, asal mula determinasi, dan sumber gairah hati.
Sisanya adalah proses, dan seringkali secara dramatis.
Kepercayaan itu ibarat pemantik yang memberikan bunga api kepada bensin emosi kita, menimbulkan api motivasi akbar, dan memarakkan perasaan berkobar-kobar yang menggerakkan aksi demi aksi hingga berhasil
Setiap orang punya bakat gagal, dan jika dielus-elus dan dituruti maka kegagalan itu akan menjadi kenyataan.
Namun, setiap orang juga punya bakat berkelit: mencari pembenaran akan gagalnya, supaya ia dimengerti.
Inilah yang disebut rasionalisasi.
Intinya: orang menolak tanggung jawab pribadi dan menimpakannya kepada kambing hitam.
Orang-orang yang suka menumpuk uang, memamerkan gelar atau kekuasaan, kemudian akan mengalami kehausan jiwa seperti orang minum air laut.
Semakin banyak uangnya, namun semakin tidak merasa kaya dan terus memburu uang dengan segala macam cara.
Dalam arti tertentu, inilah salah satu penyebab penyakit korupsi yang merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat
Uang memang merupakan motivator perlu tetapi bukan motivator cukup.
Artinya, uang memang faktor sangat perlu dalam struktur dan dinamika motivasi manusia.
Tetapi uang, betapa besar pun jumlahnya, tidak mampu memuaskan hasrat manusia.
Kaitkanlah pekerjaan Anda dengan masa depan.
Cara terbaik mempersiapkan masa depan ialah dengan melakukan pekerjaan Anda dengan cara terbaik hari ini.
Dengan bekerja, kita memberi nafkah bagi keluarga.
Mari tunjukkan cinta kasih kepada keluarga dengan bekerja sebaik-baiknya
Bekerja adalah proses pengembangan diri yang paling baik, artinya dengan bekerja, kita berkembang dan bertumbuh.
Perhatikan saja para penganggur, lama kelamaan mereka merosot. Bukan saja secara mental tetapi juga secara fisik.
Bekerja terkait erat dengan kesehatan.
Jelasnya, seorang pekerja lebih sehat daripada penganggur.
Karena itu ingatkanlah diri sendiri, bahwa demi kesehatan kita pun, bekerjalah sebaik-baiknya dan marilah menikmati pekerjaan kita
Berpikir positif terhadap diri sendiri berarti pertama-tama melihat dan menyikapi diri sendiri dari sisi positif.
Termasuk menerima diri sendiri, menyadari kekurangan dan kelebihan diri
sendiri, menghargai diri sendiri dan terutama membangun dan memimpin
diri sendiri.
Hasil paling nyata dari pikiran positif ini ialah munculnya rasa percaya diri yang kuat namun sehat
Bila Anda bertemu dengan hal-hal yang buruk hari ini, janganlah bersikap reaktif, tapi segeralah selidiki secara proaktif:
Apa maksud kebaikan ilahi di antara dan melalui semua peristiwa ini
Apa maksud kebaikan ilahi di antara dan melalui semua peristiwa ini
Dunia menyediakan ruang yang amat luas untuk perbaikan, penyembuhan, dan penyempurnaan hidup ini.
Semua manusia dipanggil untuk melakukannya, bukan hanya untuk kebaikan manusia, tetapi juga untuk alam semesta yang lebih baik.
Panggilan inilah yang seyogianya diwujudkan melalui pekerjaan maupun melalui segenap dampak pekerjaan itu
Kepemimpinan bukanlah unsur genetik, bukan pula produk generik sistem
monarki. Memang heriditas kadang-kadang menentukan, tetapi tidak
absolut. Setiap orang di bawah langit luas ini bertalenta menjadi
pemimpin, dan karenanya terpanggil menjadi pemimpin. Tetapi talenta
hanyalah benih yang masih harus disemaikan dalam lahan pembelajaran
hidup. Dan talenta itu harus ditumbuh-mekarkan melalui proses sejati
kehidupan yang penuh tantangan dan sarat pergulatan
Ketangguhan moral dan karakter yang berkembang menuju keilahian, di
tingkat kerja, menghasilkan kinerja-kinerja berskala dunia atau sukses
berskala peradaban.
Motivasi cintalah yang menghasilkan Taj Mahal.
Motivasi ibadahlah yang menghasilkan Borobudur.
Motivasi to understand the mind of God-lah yang memampukan Einstein berkarya menghasilkan Teori Relativitas.
Pilihan moral yang sama dapat ditekuni melalui bidang kerja yang berbeda seperti bisnis, sastra, politik, hukum, sains, dan lain-lain.
Pilihan moral yang sama dapat ditekuni melalui bidang kerja yang berbeda seperti bisnis, sastra, politik, hukum, sains, dan lain-lain.
Derita yang terkandung dalam setiap masalah sebenarnya juga mengandung manfaat besar untuk pertumbuhan kepribadian kita.
Obat itu pahit tetapi menyembuhkan.
Derita itu sakit tetapi menguatkan
Selalu membandingkan diri dengan orang lain adalah sebuah kebodohan;
sebaliknya kita harus mensyukuri apa yang sudah kita terima.
Kenalilah talenta dan potensi yang kita miliki lalu kembangkanlah itu
sebaik-baiknya maka kita akan menjadi manusia unggul berkualitas tinggi;
dan pada kondisi inilah juga rezeki selalu mengikuti kita
Syukurilah pekerjaan Anda karena banyak orang sulit mendapat pekerjaan. Etos 1, kerja adalah rahmat
Bila kita memandang kerja sebagai wahana yang menyehatkan, maka kita
akan mendatangi kerja dengan perasaan positif, sama seperti orang
antusias ke stadion menonton tim sepak bola kesayangannya.
Membayar pun orang bersedia kan ?
Tetapi dalam bekerja, kitalah yang dibayar !
Karena itu seharusnya motivasi kita dua kali lebih besar, semangat kita dua kali lebih tinggi
Orang
yang selalu menyalahkan diri, merasa diri kurang, tak berdaya dan tak
mampu maka potensi dirinya lumpuh dan tidak berkembang. Cara
mengatasinya: memfokuskan diri pada sisi positif sambil mewaspadai sisi
negatif supaya tidak dominan.
Ada orang yang melihat dirinya hanya dari sisi yang baik dan merasa tidak punya sisi negatif.
Ia merasa dirinya baik semata-mata. Dialah yang paling benar di dunia dan merasa bahwa tak mungkin salah.
Orang lain dianggapnya inferior, sumber masalah, dan kambing hitam kesalahan.
Namun orang seperti ini akan terjerat ke dalam jerat kesombongan.
Dan arogansi itu kemudian membawa banyak kesulitan dan akhirnya kegagalan.
Selalu rendah hati dan dekatkan diri Anda pada Tuhan

0 Response to "Kata-Kata Motivasi Terbaru Tanggal 21 Desember 2015"
Posting Komentar